Kamis, 19 Mei 2011
Perbankan Syariah Pengaruhi Peningkatkan Ekonomi Mikro Masyarakat
Ditulis Oleh : Administrator UIN

FSH - Ekonomi syariah khususnya perbankan syariah, akhir-akhir ini emngalami perkembangan yang sangat pesat. Semua jenis bank yang ada di Indonesia, nyaris semuanya memiliki unit usaha syariah.

Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa program doktor Program Pasca Sarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Abdul Rahim SAg MSi MA membuat penelitian. Hingga pada Selasa (19/04/2011), Rahim berhasil mempertahankan disertasi tersebut.

Disertasi yang diajukan untuk memenuhi syarat guna memperoleh gelar doktornya berjudul Pengaruh Perbankan Syariah Dallam Meningkatkan Ekonomi Mikro, Kecil, dan Menengah di kota Makassar studi kasus pada Bank pembiayaan Rakyat Syariah Niaga Madani Syariah.

Penelitian bertujuan untuk menetahui dan menganalisis pengaruh, bentuk pembinaan, strategi, kendala, penerapan, dan prospek BPR Syariah, Niaga Madani dalam meningkatkan usaha mikro dan menengah di kota Makassar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara skill dengan peningkatan usaha. Kemudian menujukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara teknologi dengan peningkatan usaha. "Di samping itu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara modal dengan peningkatan usaha," ujar Rahim.

Adapun bentuk pembinaaan nasabah, kata Rahim, yaitu pengawasan langsung pada nasabah sebagai mitra pihak Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), membantu nasabah dalam menyelesaikan permasalahan atau turut memberikan solusi yang terbaik.

Ada pun strategi BPR Syariah dalam meningkatkan usaha mikro, kecil dan mengah dapat menggunakan analisis SWOT (Strength, Weekness, Opportunity, Treatness) dalam hal ini strategi manajemen, pemesaran dan pengawasan.

Hal tersebut mempunyai tujuh strategi. Pertama memaksimalkan koordinasi antara instansi perbankan untuk mengatasai factor kemanan dan kenyamanan bagi nasabah. Kedua, optimalisasi sumber daya manusia penerapan peraturan tentang undang-undang perbankan Syariah dalam menaggulangi manipulasi pendapatan bank perkrediatan rakyat Syariah niaga madani.

Ketiga, peningkatkan dukungan operasional, keempat tingkatkan pengawasan untuk mengurangi tingkat kebocoran pihak nasabah dan mulai menerapkan sangsi. Kelima, perlu dilakukan penerapan undang-undang perbankan Syariah dan aturan terkait dalam rangka mengoptimalkan peningkatan usaha mikro kecil dan menengah.

"Keenam perlu dipertimbangkan biaya opersaional sehingga pegawai sehingga pegawai yang terkait dengan pembinaaan sehinggga dapat bekerja sebaik-baiknya. Dan ketujuh, perlu digunakan sistem penerimaan pegawai yang selektif untuk menjaling pegawai yang terampil dan mempunyai komitmen dan kejujuran," jelasnya.

Adapun penerapan dan prospek DPRS yaitu sesuai dengan ketentuan masyarakat, dalam hal ini masyarakat pada umumnya menyukai lembaga tersebut. Di samping tidak bebelit-belit dalam pengurusannya juga tidak mempersulit dalam pencairan dana serta jaminan yang tidak terlalu berat.

Selain itu, prospek di masyatrakat sangat menjanjikan banyak keuntungan, baik BPRS syariah niaga madani maupun masyarakat selaku nasabah dalam pengembangan usahanya.

Abdul Rahim berhasil menyandang gelar doktornya setelah tujuh tahun, enam bulan, 16 hari. Ia mampu menyelesaikan studi lulus dengan amat baik. Pencapaian Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,5. (*)

[ Kembali ]