Profil

Struktur Organisasi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar telah  disusun dengan baik dan mampu menggerakkan fungsi pengelolaan fakultas secara sangat efisien. Struktur organisasi, koordinasi dan cara kerja pengelolaan Fakultas Syariah dan Hukum mengacu kepada Peraturan Menteri Agama RI Nomor 25 Tahun 2013 jo. PMA Nomor 85 Tahun 2013 jo. PMA Nomor 03 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja yang terdiri atas Dekan dan Wakil Dekan, Bagian Tata Usaha, Program studi, Laboratorium dan Lembaga Non Struktural.




Sejarah

Perubahan status kelembagaan dari Institut menjadi Universitas diperlukan untuk; pertama, merespon tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan mendasar atas lahirnya Undang-Undang Tentang Sistem Pendidikan Nasional No.2 tahun 1989 dimana jenjang pendidikan pada Departemen Pendidikan Nasional R.I dan Departemen Agama R.I, telah disamakan kedudukannya khususnya jenjang  pendidikan menengah; kedua, untuk  menampung lulusan jenjang pendidikan menengah dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional R.I dan Departemen Agama R.I Atas prakarsa pimpinan IAIN Alauddin periode 2002-2006 dan atas dukungan civitas Akademika dan Senat IAIN Alauddin serta Gubernur Sulawesi Selatan, maka diusulkanlah konversi IAIN Alauddin Makassar menjadi UIN Alauddin Makassar kepada Presiden R.I melalui Menteri Agama R.I dan Menteri Pendidikan Nasional R.I. Mulai 10 Oktober 2005 Status Kelembagaan Institut Agama Islam  Negeri (IAIN) Alauddin Makassar berubah menjadi (UIN) Universitas Islam  Negeri Alauddin Makassar berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia No. 57 tahun 2005 tanggal 10 Oktober 2005 yang ditandai dengan peresmian penandatanganan prasasti oleh Presiden RI Bapak DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 4 Desember 2005 di Makassar.   

Dengan perubahaan status kelembagaan dari Institut ke Universitas, berdasarkan Peraturan Menteri Agama R.I Nomor 5 tahun 2006 tanggal 16 Maret 2006, ditetapkan pula perubahan dari Fakultas Syariah menjadi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Hingga saat ini, Fakultas Syariah dan Hukum membina 6 (enam) program studi, yaitu: 

1) Program Studi Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan; 
2) Program Studi Hukum Pidana dan Ketatanegaraan; 
3) Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum;
4) Program Studi Ilmu Hukum ;
5) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah; dan 
6) Program Studi Ilmu Falak. 


Fasilitas

1) Perpustakaan;

2) Taman Baca;

3) Klinik Hukum;

4) Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH);

5) Laboratorium Yustisi;

6) Ruang Sholat;

7) Ruang Lecture Theater (LT)

8) Ruang Jurnal

9) Kehumasan