Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa HES UIN Alauddin Makassar Laksanakan PPK ZISWAF di Berbagai UPZ Masjid di Sulawesi Selatan

Mahasiswa HES UIN Alauddin Makassar Laksanakan PPK ZISWAF di Berbagai UPZ Masjid di Sulawesi Selatan

Pendekatan berbasis jejaring menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan Praktikum Penguatan Kompetensi (PPK) Manajemen Zakat, Infaq, Wakaf, dan Shadaqah (ZISWAF) oleh mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Alauddin Makassar. Kegiatan yang berlangsung sejak 2 Maret hingga 14 Maret 2026 ini tidak hanya terpusat pada satu lembaga, tetapi tersebar di berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di wilayah Sulawesi Selatan.

Beberapa titik utama pelaksanaan kegiatan ini di antaranya UPZ Masjid Al-Markaz dengan 4 mahasiswa, UPZ Masjid Baitul Mukminin dengan 3 mahasiswa, serta 7 masjid lainnya yang tersebar di berbagai daerah, masing-masing diikuti oleh 3 mahasiswa. Model penyebaran ini memberikan pengalaman yang beragam bagi mahasiswa, karena setiap masjid memiliki karakteristik pengelolaan ZISWAF yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

Dengan bimbingan dosen pembimbing internal, Ismail Hannong, Lc., M.A. dan Arif Rahman, SHI., MH. mahasiswa diarahkan untuk mampu beradaptasi di berbagai kondisi lapangan. Mereka tidak hanya mempelajari sistem pengelolaan ZISWAF dalam skala besar, tetapi juga memahami praktik pengelolaan zakat di tingkat komunitas yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini memberikan capaian penting dalam hal kemampuan kolaborasi dan adaptasi mahasiswa. Berinteraksi langsung dengan pengurus masjid serta masyarakat setempat membuat mahasiswa belajar bagaimana membangun komunikasi yang efektif, sekaligus memahami kebutuhan riil umat dalam konteks yang lebih sederhana namun berdampak langsung.

Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman bahwa peran UPZ masjid sangat strategis sebagai garda terdepan dalam penghimpunan dan penyaluran ZISWAF. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat melihat bagaimana nilai-nilai kepercayaan, kedekatan sosial, dan transparansi menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana umat di tingkat lokal. Pelaksanaan kegiatan di bulan Ramadhan semakin memperkuat nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga merasakan langsung dinamika kehidupan masyarakat dalam momentum ibadah yang penuh makna.