Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Tingkatkan Kualitas Akademik: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Gelar Rapat Edukasi.

Tingkatkan Kualitas Akademik: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Gelar Rapat Edukasi.

Gowa- 5 Februari 2026 bertempat diruangan Lecture Theater Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan "Rapat Edukasi" yang dirangkaikan dengan seremoni pelepasan delegasi mahasiswa untuk kompetisi nasional. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas Syariah dan Hukum yaitu Dekan Prof. Dr.H.Abd. Rauf Muhammad Amin, Lc.,MA. dan Para wakil Dekan, wakil dekan I Bapak Dr. Rahman Syamsuddin, S.H.,M.H, Waki Dekan II  Bapak Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc.,M.H.I., dan Wakil Dekan III, Ibu Prof. Dr. Hj. Rahmatia HL., M.Pd. Turut hadir Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam  ibu , Dr.Hj. Musyfikah Ilyas, S.H.I.,M.H.I dan Sekertaris Jurusan Prodi Hukum Keluarga Islam ibu Nurfaika Ishak, S.H.,M.H. serta para dosen lainnya. 

Dalam sambutannya, Dekan memberikan arahan strategis mengenai pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan fakultas. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk membangkitkan "raksasa yang sedang tidur," merujuk pada potensi besar fakultas yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Pimpinan fakultas berkomitmen untuk terus merawat prestasi dan meningkatkan kualitas tata kelola agar FSH UIN Alauddin semakin kompetitif, terutama dengan keberhasilan empat program studi yang telah meraih akreditasi unggul.

Rapat ini juga menjadi forum evaluasi mandiri terhadap proses pembelajaran selama semester berjalan. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi efektivitas jadwal perkuliahan, pemutakhiran kurikulum, serta transparansi dalam sistem penilaian mahasiswa. Dekan mengingatkan para dosen untuk memberikan penilaian yang objektif dan adil, sekaligus merespons mengenai kehadiran dan pencapaian akademik agar tercipta iklim edukasi yang sehat dan berintegritas.

Selain aspek akademik, manajemen beban kerja dosen juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Pimpinan fakultas memastikan adanya pembagian mata kuliah yang seimbang antara dosen senior dan junior, termasuk bagi para pejabat fakultas. Kebijakan ini diambil untuk memastikan setiap pengajar dapat menjalankan tugasnya sesuai kapasitas dan ketentuan Beban Kerja Dosen (BKD), sehingga kualitas pengajaran di kelas tetap terjaga dengan optimal tanpa adanya ketimpangan beban mengajar.

Sebagai penutup, pihak fakultas membahas rencana peningkatan sarana dan prasarana penunjang, seperti renovasi ruang kelas internasional dan pemeliharaan fasilitas gedung. Meskipun menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, pimpinan fakultas berkomitmen untuk memaksimalkan sumber daya yang ada guna menjamin kenyamanan civitas akademika dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar implementasi hasil rapat dapat segera dilaksanakan sebelum memasuki periode akademik berikutnya.