GOWA – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) awal tahun guna mematangkan Program Program Studi (Prodi) dan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Tahun Anggaran 2026. Rapat yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026 ini bertempat di Ruang Senat FSH dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris jurusan, serta unit-unit terkait.
Rapat dipimpin langsung oleh Dekan FSH, Dr. H. Abd. Rauf Muhammad Amin, Lc., M.A.. Dalam arahannya, Dekan menekankan agenda besar fakultas untuk berbenah menuju akreditasi internasional. Beliau menyampaikan perlunya dukungan anggaran yang maksimal, dengan proyeksi satu prodi dapat dialokasikan dana hingga 750 juta rupiah guna menunjang persiapan tersebut. Selain itu, Dekan juga mendorong setiap prodi untuk memperbanyak kegiatan akademik seperti seminar, diskusi, atau workshop dengan menghadirkan narasumber berkaliber serta melibatkan mahasiswa secara aktif sebagai moderator.
Penguatan Kerja Sama dan Akademik
Wakil Dekan I, Dr. Rahman Syamsuddin, memaparkan strategi penguatan mutu akademik melalui sistem survei rutin dan workshop implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Beliau juga menyoroti pentingnya audit dokumentasi SPMI serta penyusunan program kerja yang melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) untuk memenuhi standar akreditasi internasional.
"Tahun ini kita juga akan melaksanakan KKN Internasional ke Thailand dan Iran selama 20-25 hari, di mana Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap menerima," ungkap Dr. Rahman. Selain itu, program KKN Nasional akan menyasar wilayah Bali, Bandung, dan Jakarta, serta PPL KUA di Yogyakarta khusus untuk Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Di bidang kemahasiswaan dan kerja sama, Wakil Dekan III, Prof. Rahmatiah, menyampaikan rencana strategis perluasan mitra. Hal ini mencakup kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu, Pangkep, Bone, Maros, dan Soppeng, serta inisiasi short course dengan mitra luar negeri. Kerja sama ini juga mencakup peluang perekrutan mahasiswa jalur khusus rekomendasi Pemda.
Sinergi Prodi dan Optimalisasi Sosialisasi
Masukan konstruktif juga datang dari para pimpinan jurusan. Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN), Dr. Andi Akmal, mengusulkan agar kegiatan praktik prodi (sertifikasi) dan momen Dies Natalis Fakultas dimanfaatkan untuk menambah pendapatan fakultas serta memperkuat kerja sama dengan Pemda.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan HTN, Bapak Hisbullah, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah, public speaking, dan penalaran kritis. Menanggapi kebutuhan pelayanan, disepakati bahwa Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) akan ditempatkan di prodi untuk memperkuat fungsi administrasi dan pelayanan mahasiswa.
Dalam aspek promosi, Kajur Hukum Ekonomi Syariah (HES), Bapak Ashar, dan Kajur Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), Bapak Abdi, menyarankan pembuatan brosur fakultas yang terintegrasi dan pemberian reward bagi mahasiswa yang berhasil merekrut calon mahasiswa baru.
Menutup rapat, disepakati beberapa langkah taktis sosialisasi, termasuk rencana menggelar "Ekspo Akademik" dengan mengundang sekolah-sekolah dan mempublikasikan setiap kegiatan akademik melalui kanal YouTube dan media sosial resmi fakultas. Dekan menegaskan bahwa seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian harus teridentifikasi dengan baik dan melibatkan Gugus Penjaminan Mutu (GPPM) sebagai pengendali mutu.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk mengevaluasi hasil pertemuan ini pada agenda rapat selanjutnya demi tercapainya visi fakultas di tahun 2026.