Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta dan Bank Mega Syariah

Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta dan Bank Mega Syariah

MAKASSAR — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan Dekan FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., M.D.C., bersama perwakilan Bank Mega Syariah. Kunjungan tersebut membahas penguatan kerja sama akademik, pengembangan kelembagaan, serta peluang peningkatan kompetensi dan karier lulusan di sektor industri keuangan syariah.

Kunjungan tersebut disambut Dekan FSH UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Abd Rauf Amin, Lc., M.A., bersama jajaran pimpinan, dosen, dan sivitas akademika fakultas. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abd Rauf Amin menyampaikan bahwa FSH UIN Alauddin Makassar memiliki enam program studi. Empat di antaranya telah meraih predikat unggul. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan. FSH UIN Alauddin Makassar juga memiliki dua jurnal yang telah terindeks Scopus. Selain itu, fakultas didukung oleh 31 guru besar yang berperan penting dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan reputasi akademik.

Prof. Dr. Muhammad Maksum mengapresiasi berbagai capaian FSH UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, keberhasilan empat program studi meraih predikat unggul, kepemilikan jurnal terindeks Scopus, serta dukungan 31 guru besar mencerminkan kinerja kelembagaan yang kuat. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Muhammad Maksum berbagi pengalaman mengenai strategi pengembangan fakultas, pengelolaan anggaran, peningkatan akreditasi, prestasi mahasiswa, serta tantangan keberlanjutan program studi di tengah perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang bagi perguruan tinggi untuk berkembang. Kondisi tersebut perlu dijawab melalui inovasi, kreativitas, penguatan kolaborasi, dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Pertemuan juga membahas pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan profesional yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Salah satu peluang yang mendapat perhatian ialah pengembangan kompetensi lulusan FSH dalam industri keuangan syariah, khususnya pada bidang fikih muamalah, kepatuhan syariah, dan pengawasan lembaga keuangan. Prof. Dr. Muhammad Maksum menjelaskan bahwa penguasaan usul fikih, kaidah fikih, dan fikih muamalah merupakan modal penting untuk berkarier di sektor keuangan syariah, termasuk sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS). Untuk mendukung kompetensi tersebut, mahasiswa perlu memperoleh penguatan melalui pendidikan dan pelatihan yang mencakup dasar-dasar muamalah, operasional lembaga keuangan syariah, regulasi pengawasan, serta sertifikasi profesi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran perwakilan Bank Mega Syariah turut memberikan perspektif mengenai pentingnya keterhubungan antara perguruan tinggi dan industri perbankan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, praktisi mengajar, program magang, serta peningkatan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Pertemuan ini juga menegaskan pentingnya pembelajaran hukum Islam secara kontekstual. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan memahami norma hukum sekaligus menerapkannya dalam berbagai persoalan ekonomi dan sosial yang terus berkembang.

Melalui kunjungan tersebut, FSH UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin memperkuat jejaring akademik dan kemitraan strategis dengan dunia industri. Kolaborasi antara FSH UIN Alauddin Makassar, FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Bank Mega Syariah menjadi langkah positif dalam mendorong pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing lulusan. Pertemuan ini sekaligus mempertegas komitmen FSH UIN Alauddin Makassar untuk terus mengembangkan pendidikan hukum dan syariah yang unggul, profesional, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.