Makassar – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mendorong Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di kawasan Indonesia bagian timur. Dorongan ini disampaikan saat pembukaan Rapat Kerja UIN Alauddin Makassar di Hotel Sultan Alauddin, Kota Makassar, pada 20 Januari 2026.
Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA — Direktur PTKI Kemenag RI — menyatakan bahwa Kemenag tengah merencanakan pembentukan center of excellence di sejumlah wilayah strategis Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, serta Indonesia bagian tengah dan timur. Dalam konteks tersebut, UIN Alauddin Makassar dianggap sangat layak menjadi pusat unggulan untuk kawasan timur karena berbagai capaian dan inovasi yang telah diraih kampus ini selama 2025.
“Saya mengapresiasi berbagai gebrakan yang dilakukan pimpinan UIN Alauddin. Ini menunjukkan kampus ini memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Sahiron di hadapan peserta rapat kerja.
Dorongan ini sekaligus sejalan dengan rencana Kemenag dalam memperkuat kualitas perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), supaya tidak hanya unggul di tingkat nasional tetapi juga berdaya saing secara regional dan global.
Sebagai salah satu PTKIN tertua dan terbesar di Indonesia Timur, UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu memperluas kontribusinya tidak hanya dalam pengembangan pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam menjawab problematika sosial, budaya, dan keagamaan di masyarakat luas.