Gowa — Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar pada Senin, 09 Februari 2026, bertepatan dengan 21 Sya’ban 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dan bertempat di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar.
Dalam sidang senat terbuka tersebut, UIN Alauddin Makassar secara resmi mengukuhkan tiga guru besar. Prof. Dr. H. Abl Rauf Muhammad Amin, Lc., M.A., selaku Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Ranting Ilmu atau Kepakaran Ushul Fikih. Selanjutnya, Prof. Dr. H. Andi Achruh, M.Pd.I. dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Ranting Ilmu atau Kepakaran Islam Kontemporer, serta Prof. Dr. Hj. Indo Santalia, M.Ag. sebagai Guru Besar dalam Ranting Ilmu atau Kepakaran Teologi Kebudayaan Islam.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan sarat nuansa akademik. Acara diawali dengan pembacaan keputusan senat, dilanjutkan dengan pengukuhan resmi oleh pimpinan universitas, serta penyampaian pidato ilmiah oleh masing-masing guru besar sesuai dengan bidang keilmuannya.
Kegiatan pengukuhan ini turut dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., serta Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin. Hadir pula jajaran pimpinan universitas, anggota senat akademik, dosen, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan peran perguruan tinggi keagamaan Islam dalam pengembangan keilmuan, moderasi beragama, serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Melalui pengukuhan guru besar ini, UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin memperkokoh kontribusinya dalam pengembangan ilmu keislaman yang integratif, moderat, dan relevan dengan tantangan zaman, sekaligus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.